
Banten - dikutip melalui harian media online siber24jam Ribuan wisatawan yang memadati Pantai Sambolo 1 Anyer, Banten, pada hari ketiga Idul Fitri 1446 H, terkejut dengan tarif parkir yang dianggap sangat tidak wajar. Para pengunjung, terutama dari Tangerang Utara, mengeluhkan biaya parkir mencapai Rp 300.000 per mobil Isuzu Elf, tarif yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan fasilitas yang tersedia di lokasi tersebut.
Bunda Linda, salah seorang wisatawan yang datang bersama keluarganya, menyatakan kekecewaannya terkait biaya parkir tersebut. "Saya merasa keberatan dengan biaya parkir yang begitu mahal. Fasilitas yang disediakan pun sangat minim, tidak sebanding dengan biaya yang harus kami keluarkan," ujarnya dengan nada kecewa.
Keluhan serupa juga disuarakan oleh berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan. Maulana, Kepala Bidang HANKAM Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang, mengecam kebijakan tarif parkir tersebut dan meminta dinas terkait untuk segera turun ke lapangan untuk menyelidiki masalah ini. "Kami meminta pihak terkait segera mengambil langkah konkret. Jangan hanya bekerja di balik meja, turun langsung ke lapangan dan lihat kondisi nyata. Jangan sampai ada oknum yang terlibat dalam praktik tidak sehat ini," tegasnya.
Maulana juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan retribusi parkir agar tidak terjadi penyalahgunaan. "Tarif parkir yang tinggi ini harus segera dievaluasi. Pemerintah daerah harus segera bertindak agar hal serupa tidak terus berulang," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah daerah setempat belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan masyarakat. Meski demikian, warga berharap agar ada langkah cepat dari pihak berwenang untuk meninjau kembali regulasi tarif parkir, serta meningkatkan fasilitas di lokasi wisata tersebut guna memastikan kenyamanan para pengunjung. Pemerintah juga diingatkan untuk memastikan tidak ada praktik pungutan liar yang dapat merusak citra pariwisata Banten.(Red SBP.)